Surya dan Wati adalah sepasang kekasih yang malu malu untuk menampakkan kedekatan mereka. Padahal mereka sudah berhubungan selama 6 tahun. Sejak mereka di masa remaja hingga mereka di usia dewasa awal.
Hanya dua tahun pertama mereka berada di tempat yang sama, sedang sisanya, mereka berjauhan. Kata orang sih long distance relationship.
Hal terparah yang memisahkan mereka adalah virus Corona yang mewabah hampir di seluruh dunia. Yang melumpuhkan semua aktivitas manusia, dan memaksa mereka memaksimalkan teknologi yang ada.
Suatu pagi, mereka pergi ke wilayah tempat mereka meneliti dan mengambil data untuk skripsi mereka. Mereka lalu memadu kasih di sana. Keromantisan yang dengan terpaksa mereka tahan selama bertahun tahun.
Berjalan jalan dengan sesekali menautkan tangan mereka. Dan saat ada area pasar malam dengan aneka wahananya, Surya iseng ingin naik ke wahana bianglala. Ia membujuk Wati agar menemaninya bermain tapi Wati menolak dengan dalih ia mengenakan rok yang membuatnya susah bergerak bebas. Padahal dalam hati, ia ingin berjaga jaga, seandainya Surya kenapa Napa, setidaknya ada dirinya yang siap membantu.
Dan ternyata benar dugaan Wati. Dari ketinggian yang cukup untuk membuat kaki keseleo, Surya terpeleset dan jatuh di selokan. Dan bisa ditebak, baju Surya hampir basah semua, hanya area pinggang keatas yang kering, sedang sisanya basah lagi bau.
Meski ada area yang kering, tetap saja Surya harus berganti baju semuanya. Merekapun mencari toilet terdekat agar Surya bisa membersihkan diri dan berganti baju.
Tercebur ke selokan bukanlah hal yang mereka duga sebelumnya. Baik Surya maupun Wati sama sama tidak membawa pakaian ganti. Juga tak membawa uang lebih yang mencukupi untuk membeli pakaian ganti untuk Surya.
Akhirnya Wati melangkahkan kaki ke warung terdekat untuk membeli sabun cuci, juga membeli makanan untuknya dan Surya.
Untung saja Surya dulunya anak Pramuka yang sering berkemah. Jadi kalau hanya cuci baju sih hal yang mudah untuknya. Setelah pakaiannya tercuci dan ia jemur di dahan, ia makan siang bersama dengan Wati. Kalau kalian bertanya dengan apa Surya menutupi tubuhnya saat itu, jawabannya adalah jilbab Wati. Jilbab segi empat dengan panjang sisi 150 cm, cukup untuk menutupi tubuhnya dari dinginnya terpaan angin.
Akhirnya mereka makan nasi bungkus bersama, dan bercanda ria sambil menunggu pakaian Surya mengering. Menikmati semilirnya angin dengan kekasih yang hampir setahun tak berjumpa, dengan cara yang sama sekali tak terduga namun mampu untuk membuat hati mereka berbunga bunga.
👍
BalasHapus