Rabu, 14 Oktober 2020

Curhat (lagi?)

 Aku kesal,

Ingin rasanya membunuh orang, tapi itu berarti membunuh diriku sendiri.

Sebal sekali rasanya, diganggu setiap saat, disalahkan setiap saat, argh

Ingin ku racun saja makanan dan minumannya. Yah setidaknya mengolesi sabun cuci piring di area tepi gelas yang terkena mulut, minimal muntah muntah lah efeknya.

Aku ingin pergi dan menghindar, jauh di kota sana(tempat sepupu), namun, apa yang kan ku lakukan disana?

Ku ingin menangis, (udah nangis sih)

Ingin rasanya cerita ke orang, tapi siapa? Tiap orang punya masalahnya sendiri, tiap orang punya urusan masing masing, dan juga , tak semua orang dapat dipercaya.

Lelah sih kalau dianggap sebagai orang yang tak bisa bersyukur. Aku dah keluar dari perkuliahan ku yang lama, masa iya aku mengecewakan abahku lagi?

Ibu kandungku telah meninggal, bahkan sebelum aku lulus SD, saat aku SMP, abahku nikah lagi dengan janda beranak dua, dan ya,, perbedaan kebudayaan yang amat jelas sungguh mengganggu. Janda itu Jawa tulen, sedang keluargaku, hanya keturunan Jawa, tapi untuk pandangan hidup, banyak dipengaruhi pandangan suku lain. Terlebih untuk selera makan, aku dan adikku tak terlalu suka masakan Jawa. Tapi, ya karena ia yang memasak, ya udah, makanan yang tersaji makanan Jawa.

Pengen sih request masakan ini itu, tapi aku sendiri ngga bantu, mau bantuin, eh di gangguin ini itu, sebel ngga tuh? Masak sendiri, dibilang ngga menghargai jerih payah orang. Ah, kambing memang.


Kamis, 08 Oktober 2020

Matan Keyakinan Cita-cita hidup Muhammadiyah

 1.  Muhammadiyah adalah Gerakan Islam dan Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur'an dan Sunnah, bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama, adil, makmur yang diridhai Allah SWT, untuk malaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi.


2. Muhammdiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, sejak Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW, sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa, dan menjamin kesejahteraan hidup materil dan spritual, duniawi dan ukhrawi.

3. Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: 

a. Al-Qur'an: Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW;

b. Sunnah Rasul: Penjelasan dan palaksanaan ajaran-ajaran Al-Qur'an yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan akal fikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam.

4. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang: 

a. 'Aqidah 

Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya aqidah Islam yang murni, bersih dari gejala-gejala kemusyrikan, bid'ah dan khufarat, tanpa mengabaikan prinsip toleransi menurut ajaran Islam. 

b. Akhlak

Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya nilai-nilai akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-ajaran Al-Qur'an dan Sunnah rasul, tidak bersendi kepada nilai-nilai ciptaan manusia

c. Ibadah

Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya ibadah yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW, tanpa tambahan dan perubahan dari manusia.

d. Muamalah Duniawiyah

Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya mu'amalat duniawiyah (pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat) dengan berdasarkan ajaran Agama serta menjadi semua kegiatan dalam bidang ini sebagai ibadah kepada Allah SWT.


5. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan, kemerdekaan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridhoi Allah SWT:
"BALDATUN THAYYIBATUB WA ROBBUN GHOFUR"

(Keputusan Tanwir Tahun 1969 di Ponorogo)

Catatan:
Rumusan Matan tersebut telah mendapat perubahan dan perbaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah:

1. Atas kuasa Tanwir tahun 1970 di Yogyakarta;
2. Disesuaikan dengan Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 41 di Surakarta.