Aku kesal,
Ingin rasanya membunuh orang, tapi itu berarti membunuh diriku sendiri.
Sebal sekali rasanya, diganggu setiap saat, disalahkan setiap saat, argh
Ingin ku racun saja makanan dan minumannya. Yah setidaknya mengolesi sabun cuci piring di area tepi gelas yang terkena mulut, minimal muntah muntah lah efeknya.
Aku ingin pergi dan menghindar, jauh di kota sana(tempat sepupu), namun, apa yang kan ku lakukan disana?
Ku ingin menangis, (udah nangis sih)
Ingin rasanya cerita ke orang, tapi siapa? Tiap orang punya masalahnya sendiri, tiap orang punya urusan masing masing, dan juga , tak semua orang dapat dipercaya.
Lelah sih kalau dianggap sebagai orang yang tak bisa bersyukur. Aku dah keluar dari perkuliahan ku yang lama, masa iya aku mengecewakan abahku lagi?
Ibu kandungku telah meninggal, bahkan sebelum aku lulus SD, saat aku SMP, abahku nikah lagi dengan janda beranak dua, dan ya,, perbedaan kebudayaan yang amat jelas sungguh mengganggu. Janda itu Jawa tulen, sedang keluargaku, hanya keturunan Jawa, tapi untuk pandangan hidup, banyak dipengaruhi pandangan suku lain. Terlebih untuk selera makan, aku dan adikku tak terlalu suka masakan Jawa. Tapi, ya karena ia yang memasak, ya udah, makanan yang tersaji makanan Jawa.
Pengen sih request masakan ini itu, tapi aku sendiri ngga bantu, mau bantuin, eh di gangguin ini itu, sebel ngga tuh? Masak sendiri, dibilang ngga menghargai jerih payah orang. Ah, kambing memang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar