Sabtu, 26 Mei 2018

who am I??

Assalamualaikum wr wb
Hei pembaca setia,,,, (moga moga ada, hee) nah, kali ini mau menuliskan siapakan sebenarnya saya, hemmm kek apaan aja. Nama yg dipakai di blog bukanlah nama asli. Jadi nama asliku "Khairun Nisa" kadang ada yang manggil pakai nama lengkap, ada yang manggil nisa, ada yang manggil uni (khairUN NIsa), ada yang manggil kak, dek, mbak, nduk, dinda, dan paling seneng kalau di panggil sayang, akayyy,,,,✌✌✌
Nah status ku saat ini mahasiswi, yang ikut perkuliahan di Universitas Lambung Mangkurat, berkegiatan di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, diskusi bersama mahasiswa-mahasiswi UIN Antasari, jadi kalau di tanya ngampus nya dimana, jawanbannya di tiga tempat itu. Heee,,,,
Mengenai alamat, di kala libur panjang beralamatkan di kintap, hari kerja di banjarmasin, dan di akhir pekan di banjarbaru,,, kok ribet ya menjelaskan alamat,hee

Hanya ini yang dapat saya sampaikan, salaam kenal,,,, makasih buat yang udah baca.

Rabu, 23 Mei 2018

hanya di novel

Saat masyarakat menerima pesan yang kuat bahwa pemerintah tidak main-main dalam penegakan hukum, hingga level paling rendah, orang-orang akan takut melakukannya. Pungutan liar di kantor kelurahan, pungli di Kantor Urusan Agama saat kau hendak mengurus pernikahan, polisi lalu lintas di perempatan jalan, bahkan tukang parkir ilegal, pemalak, apapun yang menyakiti rakyat. Mereka akan gentar, takut, karena mereka tahu, pemerintah akan memburu mereka demi penegakan hukum.

Penegakan hukum yang sungguh-sungguh ini juga akan menyentuh banyak sisi yang kita abaikan selama ini. Tidak akan ada perusahaan atau orang orang kaya berani mengemplang pajak, karena mereka tahu pemerintah akan merampas kekayaan mereka. Tidak akan ada sekolah, guru-guru yang berani memeras murid mereka dengan dalih karya wisata, uang seragam, buku wajib, LKS, karena mata penegak hukum terarah kesemua bidang. Tidak akan ada penjarahan hutan,  illegal logging ,  apalagi konsesi tambang yang main-main dengan konservasi alam, karena pemerintah akan mengambil tindakan serius sekali atas pelanggaran hukum tersebut.

Kau bayangkan apa yang terjadi, jika hukum ditegakkan di negeri ini. Menjulang tinggi tanpa tawar menawar, tanpa pandang bulu, tanpa tunggu nanti, besok, atau lusa. Tegak demi kebenaran dan keadilan, berapa pun harganya. Maka seluruh distem yang ada di negeri ini dengan sendirinya akan sembuh. Ajaib membayangkannya, apalagi jika kita bisa menyaksikannya langsung. Penegakan hukum adalah obat paling mujarab mendidik masyarakat yang rusak, apatis, dan tidak peduli lagi. Kau bisa membayangkannya, bukan?


~negeri di ujung tanduk -tere liye

Untukmu

Untukmu yang sedang berpuasa
Yang tengah dilanda lapar dan dahaga
Pun menghadapi hawa panas dari sang surya
Namun puasa harus tetap terlaksana

Ketahuilah wahai saudara
Lapar dan dahaga mu tak seberapa
Pun dengan panas yang melanda
Bila di bandingkan dengan saudaramu di palestina.  🌍

Cinta dan Kasih Sayang

Cinta dan Kasih Sayang
Makhluk jenis apakah ia
Tak berwujud, tak nampak, namun dengan mudahnya di deteksi
Ia tak ber-massa, pun tak menempati ruang
Namun bila ia tak ada
Entah mengapa hidup terasa berat
Bukan karna beban bermassa besar
Karna tanpanya, hidupku tidak bersemangat.


Cinta dan kasih sayang
Ia tak menempati ruang
Ia tak seperti sepotong cokelat yang bisa kau ukur volumenya
Namun dengannya, hatimu kan terasa penuh oleh bunga bunga.