katanya kita tidak diciptakan untuk bahagia, lantas?
ya, selentingan itu muncul kala penulis sedang membaca suatu artikel dari sumber yang tlah terlupakan. Kita diciptakan tak hanya untuk merasa bahagia, karna bahagia merupakan suatu rasa yang terasa kala otak kita di pengaruhi oleh dopamine.. Dan dari berbagai pengalaman, baik yang dialami sendiri oleh penulis maupun dari cerita orang disekitar (baik secara lisan maupun tulisan) kita akan bahagia bila kita telah selesai mengerjakan suatu hal, baik berupa tugas, tantangan, kewajiban, atau apapun itu. Jadi, agar kita bahagia kita harus menyelesaikan tugas kita. Baik tugas yang berasal dari kemauan diri sendiri, maupun yang ditugaskan oleh orang lain. Contoh tugas dari diri sendiri ialah menjaga kesehatan. Bila kita tlah memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh, telah berolah raga, istirahat yang cukup, kita akan merasakan bahagia. Begitu pula tugas dari orang lain. Efeknya memang tidak terasa langsung layaknya tugas dari diri sendiri , namun selama tugas itu belum diselesaikan, akan terasa ada beban yang selalu menggelayuti.bahgia akan muncul bila kita telah melaksanakan kewajiban kita, nah kita sebagai salah seorang muslim yang mendapat kewajiban untuk sholat lima waktu dalam sehari, maka kita akan merasakan bahagia yang muncul setelah shalat itu kita laksanakan. Jadi dalam keseharian kita, kita setidaknya akan merasakan kebahagiaan itu lima kali.
namun,,,kewajiban yang umat muslim miliki tidak hanya itu, masih ada aneka kewajiban laon yang harus kita tunaikan. Seperti berpuasa, karnanya kita kan merasa bahagia kala azan Maghrib berkumandang. Pun dengan kewajiban membayar zakat, kebahagiaan itu tidak hanya dirasakan oleh kita karena telah menunaikan kewajiban, namun juga oleh penerima zakat yang itu. Ada pula kewajiban kita untuk menutup aurat. Aurat laki laki dari pusar hinga ke lutut, sedangkan untuk perempuan auratnya ialah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Dengan menutup aurat kita akan melindungi kulit kita dari paparan cahaya matahari, dari febu dan kotoran, pun dari tatapan jahat lelaki non mahram. Nah bagi laki laki yang beriman, wanita yang menutup aurat nya dengan baik dan benar dapat meringankan tugasnya untuk menundukan pandangan dan mempermudah dirinya melawan hawa nafsunya.
nah, itu tadi tulisan yang tak punya arah daru penulis. Salah khilafnya mohon maaf, wassalamualaikum wr wb
⌒.⌒