Kamis, 20 Agustus 2020

Sosok putih putih di ladang karet

 Hampir tiap sore, aku ke kebun karet, menuangkan cairan asam formiat ke getah karet yang encer agar karet itu menggumpal.


Kebun karet, yang yang menghampar lebar karena lahan yang ditumbuhi karet juga luas, tapi tak semuanya milik ayahku.


Nah, tiap sore itulah aku memakai setelan putih putih. Bukan tanpa alasan. Ku pilih setelan putih karena putih itu terang, cerah, dan tak disukai nyamuk. Juga warna putih itu warna yang tidak menyerap panas, jadi ngga gerah saat memakainya .


Tapi, manfaat yang kusebutkan diatas hanya aku yang mendapatkannya, sementara orang lain yang melihatnya, seringkali ketakutan. Bayangkan saja, ladang karet yang sepi, luas, lalu tiba tiba melihat perempuan dengan setelan putih putih, saat hampir Maghrib lagi, hahaha,,,,


Tadi sore, kebetulan ayahku belum selesai menoreh nya, jadi aku tak sendirian. Nah, tiba tiba salah seorang tetangga ku yang kebetulan berada di ladang melihat aku, dari jauh ia mengamatiku,,, mungkin ia penasaran. Lalu bertanya ke ayahku, dan aku yang mendengar itu ngakak, astaga ada yang ketakutan ternyata saat melihatku😅😅

Tidak ada komentar:

Posting Komentar