TK, SD, dan SMP ku kulalui di daerah ini. Aku suka membaca, bahkan label label produk sering ku baca karena saat itu buku ku terbatas dan sudah ku baca semua, kalaupun tak semua,, yang tak kubaca besar kemungkinan tidak menarik.
Saat SMP aku mulai tahu dengan novel. Sebelumnya yang ku baca hanya buku pelajaran dan majalah Bobo. Saat SMP aku sering pinjam novel di perpus. Jadi tiap istirahat, aku ke kantin untuk beli minum kemudian ke perpus untuk meminjam buku yang nantinya ku baca sambil bersandar di pohon yang menaungi halaman sekolahku yang luas. Hampir semua hari hari ku saat SMP seperti ini. Baru nyadar kalo hidupku saat itu begitu monoton.
Di perpustakaan sekolah ku,, untuk novel hanya tersedia novel novel lama terbitan balai pustaka (saat itu) aku berstatus pelajar SMP di tahun 2011-2014. Dan hellowww baca terbitan balai pustaka 🤣🤣
Yah, kuno banget sih ya kalau dipikir pikir. Dan ini bawa pengaruh ke bahasa yang kupakai sehari hari. Teman temanku rata rata pakai bahasa Jawa (sebab memang mayoritas penduduknya perantau dari Jawa) , bahkan keluargaku juga berbahasa Jawa bila di rumah. Namun aku, seorang gadis yang keranjingan baca ini, pakai bahasa Melayu yang sering dipakai oleh tokoh tokoh novel yang ku baca. Amboy,,, bahasa ku baku sekali, kurang lebih lah sama dilan yang sama sama terpapar karya karya balai pustaka 🤣.
kini aku jadi salah satu pengguna aktif aplikasi ipusnas, banyak buku yang bisa ku baca. Dari buku sejarah, buku resep masakan, novel cinta cintaan, buku motivasi, dan ya banyak buku buku yang lain yang tersedia di sana.
Dan setelah membaca aneka buku yang tersedia, aku jadi sadar bahwasanya Marah Rusli, Sutan Takdir Alisjahbana, Hamka, dan penulis penulis lain yang sezaman memang cocok untuk kita ingat dan kita kenang. Mereka menggambarkan kondisi saat itu melalui kata kata. Mereka mengabadikan nama mereka dan juga karya nya. Untuk bisa di kenang, kita harus punya karya. Mereka hidup di zaman dahulu, namun karya nya masih bisa kita nikmati hingga saat ini.
Verba volant, Scripta manen. Lisan sementara, sementara tulisan abadi.
Mari menulis😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar