saat kita tak tahu apa-apa, kita tak menyadari bahwa kita tidak tau, setelah belajar, kita tahu bahwa kita tak tau, semakin kita belajar, akhirnya kita tahu bahwa kita tahu, setelah pembelajaran usai namun tetap kita gunakan ilmunya, kita tidak tahu bahwa kita tahu.
yah, itulah serangkaian yang kan kita alami kala berada dalam proses pembelajaran. pembelajaran yang tak terbatas oleh waktu tentunya, tak terpaku hanya di ruang kelas yang terbatas penggunaannya.
kita bisa belajar dari diskusi kita dengan teman teman kita, dengan teman yang se bidang dengan kita, kita kan menjadi makin fokus akan bidang itu, dan bila dengan teman yang berbeda bidang, tentu saja, wawasan kita akan bertambah.
anggap kita sedang membicarakan mengenai dampak bencana alam di suatu daerah dengan teman teman yang berbagai bidang itu, kita akan mendapat berbagai sudut pandang yang berbeda, dan akhirnya kita dapat melihat bencana itu secara utuh. pihak kesehatan akan membicarakan mengenai kondisi kesehatan dari korban bencana alam itu, sementara pihak perekonomian akan membicarakan tentang kondisi ekonomi, dampak perekonomiannya, kelancaran distribusi bahan makanan dan aneka kebutuhan lainnya, dan juga membicarakan bagaimana mereka untuk memulai kembali perekonomian yang mungkin luluh lantak. pihak arsitektur akan membahas mengenai banguna yang lebih kokohh agar kala bencaa itu datang kembali, kerusakan yang akan timbul tidak parah, pun dari orang orang berlatar belakang pendidikan, mereka akan mengkhawatirkan kondisi mental anak anak yang selamat dari bencana alam itu, menghilangkan trauma yang dimilikinya pasca bencana alam, menumbuhkan semangat untuk bangkit kembali agar mampu menata hidup yang lebih baik lagi kedepannya, dan mungkin bisa menyampaikan hikmah dibalik bencana yang baru saja menimpa.
dan disaat diskusi itu berlangsung, aku makin merasa bahwa masih sangat banyak hal di dunia ini yang tak ku ketahui. aku memang tidak menginginkan untuk mengetahui berbagai hal, namun tahu lebih banyak dari berbagai sudut pandang jauh lebih baik bukan, karna dari luasnya wawasan yang kita miliki kita bisa menjadi orang yang bijaksana dalam mengambil keputusan, bukan.
uni nisa
Banjarmasin, 3 oktober 2018 M / 23 Muharram 1440 H

Ntapsss
BalasHapusHeheee,,, nulis jua pang on, di blog
BalasHapus