Kamis, 30 Juli 2020

Mengapa kata pakaian yang digunakan untuk menggambarkan pasangan?

Suami adalah pakaian untuk istri dan begitupun sebaliknya. Jadi, sifat pakaian adalah untuk menutupi yang seharus tidak terlihat dan bersabar atasnya. Pun terhadap kekurangan/kelemahan pasangan masing-masing. Harus saling menerima dan menutupi.

Mari kita tengok firman Allah berikut, “Mereka (para istri) adalah pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka” (QS Al-Baqarah [2]: 187).

Ada apa dengan kata ‘pakaian’? Kenapa Allah Swt. tidak menggunakan kata kamar, kasur, atau lainnya? Makna yang tersembunyi di balik kata ‘pakaian’ sangat pas dalam menganalogikan dan menggambarkan hakikat hidup sepasang suami istri.

Menutup aurat adalah fungsi pakaian, begitu juga sepasang suami-istri harus menjaga aib masing-masing. Mereka tidak boleh mengumbarkannya pada orang lain. Namun, harus saling menutupi dan melengkapi kekurangan-kekurangan sesama pasangan.

Sumber : 10 pertanyaan untuk calon suamimu
Karya : Feri Anugrah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar